Evaluasi Teknik Operasional Pengelolaan Sampah Domestik dan Limbah Padat B3 Berbasis Bank Sampah Unit (BSU) di RSU Srikandi IBI Jember
Evaluation of Operational Techniques for Domestic Waste Management and B3 Solid Waste Based on the Waste Bank Unit (BSU) at Srikandi IBI Jember Hospital
DOI:
https://doi.org/10.31537/jernih.v3i2.2600Keywords:
pengelolaan sampah, limbah padat B3, bank sampah unit, evaluasi operasional, strategi SOAbstract
Menyadari dampak yang dihasilkan dari konsep ekonomi linear, Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan mengadaptasi praktik ekonomi sirkular yang dituangkan kedalam regulasi Permen-LHK No. 13 Tahun 2012. Selain Kemen-LHK, Kemenkes juga turut serta bersinergi dengan mendukung praktik konsep ekonomi sirkular berbasis Bank Sampah di sektor kesehatan. Salah satu rumah sakit yang telah mengadaptasi praktik ekonomi sirkular berbasis Bank Sampah yaitu RSU Srikandi IBI Jember. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian teknik operasional berdasarkan standar Permenkes No.7 Tahun 2019, timbulan dan komposisi sampah, neraca massa, efektivitas BSU, serta strategi optimalisasi BSU. Metode yang digunakan adalah pendekatan campuran (mix method exploratory).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesesuaian teknik operasional terhadap Permenkes No. 7 Tahun 2019 yaitu sebesar 65%, yang berarti belum sepenuhnya memenuhi standar. Timbulan mingguan sampah domestik tercatat sebesar 211,9 kg dengan volume 4.825,9 liter, sedangkan timbulan limbah padat B3 sebesar 196,7 kg dengan volume 2.577,4 liter. Komposisi sampah domestik didominasi sisa makanan (51,2% berat; 73,4% volume), sementara limbah padat B3 didominasi limbah APD, popok, dan underpad (56,4% berat; 51,4% volume). Analisis neraca massa menunjukkan bahwa seluruh timbulan sampah dapat tertangani oleh mitra pengelola, namun efektivitas BSU masih rendah, hanya sebesar 22,37% (berat) dan 22,60% (volume), yang termasuk dalam kategori sangat tidak efektif. Strategi optimalisasi BSU berada pada kuadran I (Strength-Opportunity), sehingga disarankan penerapan strategi pertumbuhan agresif (growth strategy) melalui pemanfaatan peluang eksternal dan penguatan operasional internal.







