JERNIH : Journal of Environmental Engineering and Hygiene https://jurnal.unipar.ac.id/index.php/jernih <p>JERNIH : <em>Journal of Environmental Engineering and Hygiene</em> adalah Jurnal Teknik Lingkungan UNIPAR Jember yang menerbitkan artikel tentang teknik lingkungan dari berbagai perspektif, baik studi literatur maupun studi lapangan. Jurnal ini menekankan pada aspek-aspek yang berkaitan dengan: Pengolahan Air dan Air Limbah, Manajemen lingkungan, Limbah Padat dan Berbahaya, Polusi Udara dan Suara, Ketahanan dan Mitigasi Perubahan Iklim, dan Sanitasi dan Kesehatan Lingkungan.</p> en-US wahyu.achmadin@gmail.com (Wahyu Nur Achmadin) Jernih.unipar@gmail.com (Mawan Eko Defriatno) Tue, 30 Dec 2025 08:36:49 +0800 OJS 3.2.1.4 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 Evaluasi Teknik Operasional Pengelolaan Sampah Domestik dan Limbah Padat B3 Berbasis Bank Sampah Unit (BSU) di RSU Srikandi IBI Jember https://jurnal.unipar.ac.id/index.php/jernih/article/view/2600 <p style="text-align: justify;">Menyadari dampak yang dihasilkan dari konsep ekonomi linear, Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan mengadaptasi praktik ekonomi sirkular yang dituangkan kedalam regulasi Permen-LHK No. 13 Tahun 2012. Selain Kemen-LHK, Kemenkes juga turut serta bersinergi dengan mendukung praktik konsep ekonomi sirkular berbasis Bank Sampah di sektor kesehatan. Salah satu rumah sakit yang telah mengadaptasi praktik ekonomi sirkular berbasis Bank Sampah yaitu RSU Srikandi IBI Jember. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian teknik operasional berdasarkan standar Permenkes No.7 Tahun 2019, timbulan dan komposisi sampah, neraca massa, efektivitas BSU, serta strategi optimalisasi BSU. Metode yang digunakan adalah pendekatan campuran (<em>mix method exploratory</em>).</p> <p style="text-align: justify;">Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesesuaian teknik operasional terhadap Permenkes No. 7 Tahun 2019 yaitu sebesar 65%, yang berarti belum sepenuhnya memenuhi standar. Timbulan mingguan sampah domestik tercatat sebesar 211,9 kg dengan volume 4.825,9 liter, sedangkan timbulan limbah padat B3 sebesar 196,7 kg dengan volume 2.577,4 liter. Komposisi sampah domestik didominasi sisa makanan (51,2% berat; 73,4% volume), sementara limbah padat B3 didominasi limbah APD, popok, dan <em>underpad </em>(56,4% berat; 51,4% volume). Analisis neraca massa menunjukkan bahwa seluruh timbulan sampah dapat tertangani oleh mitra pengelola, namun efektivitas BSU masih rendah, hanya sebesar 22,37% (berat) dan 22,60% (volume), yang termasuk dalam kategori sangat tidak efektif. Strategi optimalisasi BSU berada pada kuadran I (<em>Strength-Opportunity</em>), sehingga disarankan penerapan strategi pertumbuhan agresif (<em>growth strategy</em>) melalui pemanfaatan peluang eksternal dan penguatan operasional internal.</p> Citra Diamantina Pramayanti, Mawan Eko Defriatno, Agung Herdianto Copyright (c) 2025 JERNIH : Journal of Environmental Engineering and Hygiene https://jurnal.unipar.ac.id/index.php/jernih/article/view/2600 Tue, 30 Dec 2025 00:00:00 +0800 Kajian Kualitas Air Sumur di Beberapa Wilayah Kabupaten Jember Berdasarkan Parameter Turbiditas, pH, dan TDS https://jurnal.unipar.ac.id/index.php/jernih/article/view/2641 <p style="text-align: justify;">Kualitas air merupakan faktor penting dalam menjaga kesehatan lingkungan dan ketersediaan sumber air bersih bagi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas air sumur di lima wilayah Kabupaten Jember—Desa Slateng (Ledokombo), Desa Gumuksari (Kalisat), Desa Bendelan (Arjasa), Desa Semboro, dan Kelurahan Sumbersari—berdasarkan parameter turbiditas, pH, dan total dissolved solids (TDS). Pengambilan sampel dilakukan pada bulan Juni 2025, dengan pengukuran langsung di lapangan dan analisis deskriptif kuantitatif terhadap hasil pengukuran. Nilai turbiditas, pH, dan TDS dibandingkan dengan baku mutu kualitas air kelas I sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai turbiditas berkisar 0–0,9 NTU, pH antara 6,8–7,92, dan TDS antara 207–427 mg/L. Seluruh parameter tersebut masih berada dalam batas baku mutu air kelas I, sehingga kualitas air di kelima lokasi tergolong baik dan layak digunakan sebagai sumber air baku setelah pengolahan sederhana. Variasi kecil antar lokasi menunjukkan pengaruh kondisi geologis dan aktivitas domestik terhadap karakteristik air tanah setempat. Penelitian ini merekomendasikan pemantauan berkala dan perluasan analisis terhadap parameter kimia serta mikrobiologis untuk memperoleh gambaran kualitas air yang lebih komprehensif.</p> Adi Mustika, Aisha Meilyna Rima Dini , Moch Noval Ramadan , Nadifatus Sofia , Siti Lailatul Homsil Hasanah, Fatimatuz Zuhro Copyright (c) 2025 JERNIH : Journal of Environmental Engineering and Hygiene https://jurnal.unipar.ac.id/index.php/jernih/article/view/2641 Tue, 30 Dec 2025 00:00:00 +0800 Pengolahan Air Bersih di Instalasi Pengolahan Air Way Sepagasan PDAM Way Sekampung Kabupaten Pringsewu https://jurnal.unipar.ac.id/index.php/jernih/article/view/2750 <p>Air bersih merupakan unsur vital yang sangat dibutuhkan dalam kehidupan manusia untuk memenuhi berbagai keperluan, mulai dari kebutuhan rumah tangga, kegiatan industri, hingga pelayanan publik. Seiring dengan pertumbuhan jumlah penduduk, perkembangan wilayah, dan keragaman kondisi geografis, kebutuhan akan air bersih terus mengalami peningkatan yang signifikan. Oleh karena itu, keberadaan lembaga penyedia layanan air bersih menjadi sangat penting dalam mendukung kesejahteraan masyarakat. Di Kabupaten Pringsewu, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Way Sekampung memegang peranan utama dalam menyediakan air bersih yang layak konsumsi bagi masyarakat luas. Pengolahan air bersih oleh PDAM Way Sekampung dilakukan di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Way Sepagasan, yang memanfaatkan sumber air baku dari Curup Tujuh. Kerja praktik ini bertujuan untuk mengkaji lebih dalam proses pengolahan air yang diterapkan di IPA Way Sepagasan, termasuk efisiensi tiap tahapan dan peran instalasi dalam mendukung penyediaan air bersih di Kabupaten Pringsewu. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa proses pengolahan air di IPA ini meliputi beberapa tahapan penting, yaitu koagulasi, flokulasi, sedimentasi, filtrasi, dan desinfeksi. Tahapan tersebut berfungsi untuk menghilangkan partikel tersuspensi, kotoran, serta mikroorganisme berbahaya sehingga menghasilkan air yang memenuhi standar kualitas air bersih sesuai peraturan yang berlaku. IPA Way Sepagasan memiliki peran strategis dalam menjaga ketersediaan dan distribusi air bersih di Kabupaten Pringsewu dan &nbsp;mendukung upaya&nbsp; peningkatan pelayanan air bersih yang berkelanjutan di wilayah tersebut.</p> Panisean Nasoetion, Natalina, Audy Dasaela Junia Mukti Copyright (c) 2025 JERNIH : Journal of Environmental Engineering and Hygiene https://jurnal.unipar.ac.id/index.php/jernih/article/view/2750 Tue, 30 Dec 2025 00:00:00 +0800 Analisis Dampak Lingkungan Akibat Kegiatan Geothermal: Studi Literatur Hubungan Life Cycle Cost Dengan Kerusakan Lingkungan https://jurnal.unipar.ac.id/index.php/jernih/article/view/2841 <p>Energi panas bumi merupakan sumber energi terbarukan dengan potensi signifikan untuk mendukung upaya pengurangan emisi dan transisi menuju sistem energi yang lebih bersih. Setiap tahapan pengembangannya, mulai dari eksplorasi hingga penutupan, masih memiliki dampak lingkungan yang memerlukan pemahaman yang komprehensif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara Biaya Siklus Hidup (<em>Life Cycle</em> Cost/LCC) dan dampak lingkungan berdasarkan ringkasan berbagai literatur tentang pembangkit listrik tenaga panas bumi. Penelitian dilakukan dengan pendekatan deskriptif-komparatif melalui telaah artikel yang diterbitkan antara tahun 2000 dan 2025 dari beberapa basis data, seperti Scopus, ScienceDirect, dan Google Scholar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fase pengeboran dan konstruksi tetap menjadi komponen biaya terbesar, masing-masing sekitar 20–30% dan 50–60% dari total biaya siklus hidup. Sementara itu, fase operasi merupakan penyumbang emisi utama, yaitu sekitar 41,94 g CO<sub>2</sub>-eq/kWh atau 96,9% dari total emisi. Temuan ini menunjukkan bahwa investasi substansial pada tahap awal berperan penting dalam mengurangi dampak lingkungan pada fase operasi melalui peningkatan efisiensi teknologi dan pengelolaan fluida. Oleh karena itu, integrasi antara penilaian LCA dan LCC penting untuk mendukung perencanaan proyek panas bumi yang lebih berkelanjutan, baik dari perspektif ekonomi maupun lingkungan.</p> Resti Dwi Utami, Adji Maulana Putra, Latifa Mirzatika Al Rosyid Copyright (c) 2025 JERNIH : Journal of Environmental Engineering and Hygiene https://jurnal.unipar.ac.id/index.php/jernih/article/view/2841 Tue, 30 Dec 2025 00:00:00 +0800 Tinjauan Metode Pengolahan Sampah Organik Skala Rumah Tangga di Indonesia https://jurnal.unipar.ac.id/index.php/jernih/article/view/2685 <p>Sampah organik (material berbahan organik dan/atau bisa dikomposkan) merupakan jenis sampah rumah tangga dengan komposisi paling dominan di Indonesia, dengan persentase sisa makanan 39,26%, kayu dan ranting 12,58%, serta kertas dan karton 11,24% dari total timbulan sampah secara keseluruhan. Untuk mencapai keberlanjutan pengelolaan sampah di Indonesia, terdapat beberapa metode pengolahan sampah organik yang dapat diimplementasikan di skala rumah tangga, seperti pengomposan, vermikompos, maggot BSF, biogas, dan eco-enzim. Pemilihan metode pengolahan sampah organik skala rumah tangga sebaiknya tidak hanya didasarkan pada kondisi lingkungan sekitar, namun juga kemampuan dan kesediaan tiap anggota keluarga dalam menerapkan pengolahan sampah organik di sumber. Pemanfaatan hasil pengolahan, baik kompos, maggot, biogas, <em>bioslurry</em>, pupuk kandang, maupun eco-enzyme, juga bisa menjadi dasar pertimbangan metode yang akan dipilih. Agar program pengelolaan sampah organik skala rumah tangga dapat berjalan dengan baik, maka diperlukan partisipasi aktif masyarakat, dukungan dari pemerintah dan lembaga terkait, serta strategi edukasi yang efektif.</p> Siti Muyasaroh Copyright (c) 2025 JERNIH : Journal of Environmental Engineering and Hygiene https://jurnal.unipar.ac.id/index.php/jernih/article/view/2685 Tue, 30 Dec 2025 00:00:00 +0800 Analisis Potensi Fitoremediasi Vegetasi Akuatik Terhadap pH dan TDS pada Mata Air Sumber Suci 1 https://jurnal.unipar.ac.id/index.php/jernih/article/view/2887 <p>Mata air merupakan sumber air bersih yang memiliki fungsi penting bagi kehidupan manusia dan keseimbangan ekosistem, namun kualitasnya dapat menurun akibat aktivitas lingkungan dan perubahan tutupan lahan di sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi fitoremediasi vegetasi akuatik terhadap kualitas air berdasarkan parameter pH dan Total Dissolved Solids (TDS), serta menilai kondisi biologis perairan melalui analisis keanekaragaman fauna menggunakan metode biotilik di Mata Air Sumber Suci Jalur I, Desa Suci, Kecamatan Panti, Kabupaten Jember. Penelitian dilakukan menggunakan metode deskriptif observasional pada lima titik pengamatan dengan jarak antar titik sekitar 5 meter. Data yang dikumpulkan meliputi identifikasi flora dan fauna, serta pengukuran pH dan TDS yang dianalisis di laboratorium. Hasil penelitian menunjukkan nilai pH berkisar antara 7,10–7,46 dan nilai TDS berada pada rentang 80–88 mg/L, yang masih memenuhi baku mutu air berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021. Analisis biotilik fauna menghasilkan nilai indeks sebesar 3,07 yang mengindikasikan kondisi perairan tidak tercemar, ditandai dengan keberadaan organisme akuatik yang cukup sensitif terhadap pencemaran. Keberadaan vegetasi akuatik dan riparian, seperti talas (<em>Colocasia</em> sp.) dan paku-pakuan, berperan dalam menjaga stabilitas kualitas air melalui fungsi biofilter alami serta penyediaan habitat bagi fauna perairan.</p> <p><strong>Kata kunci:</strong> fitoremediasi, vegetasi akuatik, indeks biotilik, pH, TDS, mata air</p> Maulidatul Ula Bahari, Resti Dwi Utami, Melda Hersita , Adji Maulana Putra, Pradityana Putra Akbar Pratama Copyright (c) 2025 JERNIH : Journal of Environmental Engineering and Hygiene https://jurnal.unipar.ac.id/index.php/jernih/article/view/2887 Tue, 30 Dec 2025 00:00:00 +0800