Pengaruh Video Pembelajaran Tari Bajul Ijo Terhadap Keterampilan Motorik Kasar Siswa Disabilitas Intelektual Ringan Di SLB- BCD YPAC Jember

Authors

  • Ade Ayu Sekar Arum Pendidikan Luar Biasa Universitas PGRI Argopuro Jember
  • Arifah Nurhadiyati Pendidikan Luar Biasa Universitas PGRI Argopuro Jember
  • Angger Timansah Pendidikan Luar Biasa Universitas PGRI Argopuro Jember

DOI:

https://doi.org/10.31537/speed.v9i2.2907

Keywords:

Pembelajaran tari, Keterampilan motorik kasar, disabilitas intelektual ringan

Abstract

 

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari pembelajaran tari bajul ijo terhadap keterampilan motorik kasar siswa disabilitas intelektual ringan kelas II. Keterampilan motorik kasar merupakan penentu kemampuan siswa melakukan kegiatan fisik, perkembangan ini akan berpengaruh pada perkembangan yang lainnya. Melalui pembelajaran tari bisa berpengaruh terhadap keterampilan motorik kasar siswa disabilitas intelektual walaupun secara bertahap. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian kuantitatif dengan rancangan “One Group Pretest Posttest Design”. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa disabilitas intelektual ringan kelas II di SLB-BCD YPAC Jember yang berjumlah 4 siswa. Pada penelitian ini mendapatkan hasil analisis data sebesar Z : 2,05 dengan pengujian nilai kritis 5% Z tabel (1,64) yang membuktikan adanya pengaruh dari pembelajaran tari Bajul Ijo terhadap keterampilan motorik kasar siswa disabilitas intelektual ringan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adnan, Evita, Juriana, Fitri Lestari Issom, and Rahmah Novianti.(2016) Perkembangan Peserta Didik. Jakarta: Universitas Negeri Jakarta.

Amin. (1995). Ortopedagogik Siswa Disabilitas intelektual. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan

APA. (2013). Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders (5th ed.). American Psychiatric Publishing.

Aproditta. (2012). Psikologi Perkembangan Siswa Berkebutuhan Khusus. Yogyakarta: Javalitera.

Arikunto. (2013). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Edisi Revisi. Jakarta: PT. Rineka Cipta

Astati. (2007). Bina Diri untuk Siswa Tunagrahita. Jakarta : Cv. Catur Karya Mandiri

Barrow, H. M., & Mc Gee, R. (1976). A Practical Approach to Measurement in Physical Education. Lea & Febiger.

Bima & Ferdy. (2017). Teknik Pengumpulan Data Penelitian. Dachliyani. (2020). Metode Penelitian Pendidikan.

Delphi. (2006). Pengembangan Motorik Siswa Usia Dini. Klaten; PT Intan Sejati.

Depdiknas. (2008). Pengembangan Kemampuan Motorik Kasar di Taman Ksiswa–Ksiswa . Jakarta: Direktorat Pembinaan Taman Ksiswa – Ksiswa dan Sekolah Dasar Geniofam. (2010). Psikologi Siswa Berkebutuhan Khusus. Yogyakarta: Garailmu Gini Marta Lestari, Tiar Masykuroh DKK. (2021). Hubungan Pengetahuan

Tentang Disabilitas Intelektual Terhadap Tingkat Kecemasan Orang Tua Yang Memiliki Siswa Dengan Disabilitas Intelektual. Tunas Medika Jurnal Kedokteran & Kesehatan. Vol 7, No 2

Hadi, S. (2015). Metodologi riset (Edisi 2015, jilid tunggal dari edisi sebelumnya). Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Harir Aida Fitria. (2017). Pengaruh Pelatihan Seni Tari Terhadap Peningkatan Rasa Percaya Diri Siswa SD N Kauma 1 Malang. Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang.

Hatta, M. (2009). Metode statistik nonparametrik. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Ismaya Rahmah Dany. (2018). Pengaruh kegiatan tari terhadap perkembangan motorik kasar siswa TK Pertiwi Pucang (Skripsi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta). Universitas Muhammadiyah Surakarta Repository.

Jazuli, M. (1994). Telaah Teoritis Seni Tari. Semarang: IKIP Semarang Press Kementrian Pendidikan Nasional, 2010, Pendidikan Karakter Teori dan Praktek,Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah

Khoeriyah. (2022). Perkembangan Motorik Kasar Siswa dengan Disabilitas Intelektual Ringan.

Kirk, S. A., & Gallagher, J. J. (1986). Educating exceptional children (5th ed.). Houghton Mifflin.

Krismon, A., & Irdamurni. (2023). Meningkatkan kemampuan motorik kasar melalui senam ritmik bagi anak tunagrahita ringan di SLBN 1 Panti. Jurnal Pendidikan Khusus Indonesia, 4(2), 112–120.

Laban, R. von. (1903). Die Welt des Tanzers: Asthetik. Psychologie des Schönen und der Kunst (Vol. 1–2). Hamburg & Leipzig: Voss.

Laban, R. von. (1920). Die Welt des Tänzers [The World of the Dancer]. Stuttgart: Walter Seifert.

Madhani, A. S. P., & Nursalim, M. (2025). Strategi peningkatan motorik kasar pada siswa tunagrahita ringan melalui pembelajaran tari. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(1), 1140–1150. https://doi.org/10.23969/jp.v10i01.21709

Moeschler, J. B., & Shevell, M. (2006). Etiology of intellectual disability.

Pediatrics, 117(6), 190–197.

Mutohir, T. C., & Gusril. (2004). Pengantar ilmu kepelatihan. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Direktorat Jenderal Olahraga.

Ni’matuzahroh, S., Yuliani, S. R., & Mein-Woei, S. (2021). Psikologi dan intervensi pendidikan siswa berkebutuhan khusus (Cetakan pertama). UMM Press.

Oktafiani, G., & Lanjari, R. (2022). Perkembangan motorik siswa Down syndrome melalui pembelajaran seni tari di SLB Pelita Ilmu Semarang. Jurnal Seni Tari, 11(1), 36–44. http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jst

Prastowo, A. (2011). Metode penelitian kualitatif dalam perspektif rancangan penelitian (Cetakan I). Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Prawira, A. Y., Prabowo, E., & Febrianto, F. (2021). Model pembelajaran olahraga renang siswa usia dini: Literature review. Jurnal Educatio, 7(2), 300–308. https://doi.org/10.31949/educatio.v7i2.995

Priadana, H. M. S., & Sunarsi, D. (2021). Metode penelitian kuantitatif (Cetakan pertama). Pascal Books.

Downloads

Published

2026-01-26

How to Cite

Arum, A. A. S. ., Nurhadiyati, A. ., & Timansah, A. . (2026). Pengaruh Video Pembelajaran Tari Bajul Ijo Terhadap Keterampilan Motorik Kasar Siswa Disabilitas Intelektual Ringan Di SLB- BCD YPAC Jember. SPEED Journal : Journal of Special Education, 9(2), 122–132. https://doi.org/10.31537/speed.v9i2.2907