Pengaruh Media Maze Angka Terhadap Kemampuan Mengenal Angka Pada Siswa Disabilitas Intelektual Sedang Kelas 4 di SD Negeri Baratan 1 Jember

Authors

  • Sabrina Zuzihni Natafali Pendidikan Luar Biasa Universitas PGRI Argopuro Jember
  • Angger Timansah Pendidikan Luar Biasa Universitas PGRI Argopuro Jember
  • Khusna Yulinda Udhiyanasari Pendidikan Luar Biasa Universitas PGRI Argopuro Jember

DOI:

https://doi.org/10.31537/speed.v9i2.2906

Keywords:

Media Maze Angka, Kemampuan Mengenal Angka, Disabilitas Intelektual Sedang

Abstract

Media maze angka ini adalah media pembelajaran yang dirancang dalam bentuk yang konkret bukan hanya berupa tulisan atau gambar. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media maze angka terhadap kemampuan mengenal angka 1-5 pada siswa disabilitas intelektual sedang kelas 4 di SD Negeri Baratan 1 Jember. Penelitian ini menggunakan metode penilitian eksperimen subjek tunggal dengan desain A-B.Hasil pengelolahan analisis data menunjukkan bahwa media maze angka berpengaruh pada kemampuan mengenal angka 1-5 pada siswa disabiitas intelektual sedang. Hal ini dapat dilihat meningkatnya presentase kemampuan mengenal mengenal angka 1-5 sebelum dan sesudah dilakukan Intervensi. Mean level yang diperoleh pada fase Intervensi (B) adalah 73,8 lebih tinggi dibandingkan dengan mean level fase baseline (A) yaitu 41,2. Sedangkan persentase overlap 0% yang berarti bahwa pemberian intervensi memiliki pengaruh terhadap kemampuan mengenal angka 1-5 pada siswa disabilitas intelektual sedang kelas 4 di SD Baratan 1 Jember

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amin, M. (1995). Orthopedagogik Siswa Disabilitas tunagrahita. Jakarta: Dirjen Dikti Depdikbud.

Annur, Y. F., Yusrika, R., & Arditasari, S. T. (2021). Pendidikan Karakter Dan Etika Dalam Pendidikan. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Program Pascasarjana Universitas Pgri Palembang, 330-335.

Arsyad, A. (2005). Media Pembelajaran. Jakarta: Raja Grafindo.

Asmawati, L. (2014). Perencanaan Pembelajaran PAUD. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Bandi, D. (2009). Pembelajaran Siswa Berkebutuhan Khusus Dalam Setting Pendidikan

Hallahan DP, K. D. (1998). Exceptional Children Introduction to Special Education. New Jersey: Prentice Hall.

Hasselt, V., & Harsen, M. (1981). Applications of Single-Case Designs to Research with Visually Impaired Individuals. Journal Visual Impairment and Blindness, 75, 359-365.

Heriantoko, B. C. (2013). Peningkatan Kemampuan Membaca Permulaan Dengan Menggunakan Media Permainan Maze Pada Siswa Disabilitasgrahita Ringan Kelas Ii Di Slb/C Tpa Jember. Jurnal Pendidikan, Volume 1 Nomor 1, 1-5.

Munawwaroh, L., Saputra, A. N., Dewi, A. A., Kurniawati, E., & Rahayu, S. R. (2023). Peningkatan Kemampuan Mengenal Angka melalui Media Sandpaper Numerals dan Pengenalan Nilai Mata Uang melalui Metode Bermain Peran pada Disabilitas Intelektual di BRTPD DI Yogyakarta. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, Vol.3, No.3, 989-998.

Musfiroh, T. (2005). Bermain Sambil Belajar dan Mengasah Kecerdasan. Jakarta: Depdiknas.

Ni’matuzahroh, Yuliani, S. R., Soen, & Mein. (2021). Psikologi Dan Intervensi Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus. In Universitas Muhammadiyah Malang (Cetakan Pe): UMM Press.

Pitaloka, A. A., Fakhiratunnisa, S. A., & Ningrum, T. K. (2026). Konsep Dasar Siswa Berkebutuhan Khusus. MASALIQ : Jurnal Pendidikan dan Sains, Volume 2 Nomor 1, 26-42.

Putri, T. U. (2021). Pandangan Bandi Delphie Ttentang Pembelajaran Siswa Disabilitasgrahita Serta Relevansinya Dengan Intelegensi (IQ) Siswa Disabilitasgrahita. Al Fitrah: Journal Of Early Childhood Islamic Education, 5(1), 61-70.

Rangkuti, D., & Rangkuti, D. E. (2021). Peningkatan Kemampuan Kognitif Siswa Mengenal Konsep Angka Melalui Metode Demonstrasi di TK/PAUD. Jurnal Pendidikan Tambusai, Volume 5 Nomor 2, 5410-5416.

Retnosari, I. E., & Pujiastuti, R. (2021). Maksim Kuantitas Dan Maksim Kualitas Dalam Tuturan Bahasa Indonesia Pada Siswa Disabilitas Intelektual. Jurnal Kaijian Bahasa, 270-282.

Rochyadi, E. (2012). Karakteristik dan Pendidikan Siswa Disabilitasgrahita. Pengantar Pendidikan Luar Biasa.

Rosidah, L. (2014). Peningkatan Kecerdasan Visual Spasial Siswa Usia Dini Melalui Permainan Maze. Jurnal Pendidikan Usia Dini, Vol. 8 (2), 281-290.

Sadiman, A. S. (2003). Media Pendidikan: Pengertian, Pengembangan, dan Pemanfaatannya. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Saputri, M. A., Widianti, N., Lestari, S. A., & Hasanah, U. (2023). Ragam Siswa Berkebutuhan Khusus. Jurnal Pendidikan Siswa Usia Dini, Vol.4 No.1.

Sugiyono. (2017). metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan r & d revosional. Bandung: Alfabeta, CV.

Sunanto. (2005). penelitian dengan subjek tunggal. bandung: UPI Press.

Tawney, J. W., & Gast, D. L. (1984). Single Subject Research in Special Education.

Columbus: A Bell and Howell Company.

Udani, I. A., Marhaeni, A., & Jampel, N. (2014). Implementasi Teknik Maze Untuk Mengembangkan Kreativitas Dan Kemampuan Kognitif Siswa Kelompok B2 Tk Shanti Kumara Iii Sempidi Mengwi Badung.

Wulandari, A. P., Salsabila, A. A., Cahyani, K., Nurazizah, T. S., & Ulfiah, Z. (2023). Pentingnya Media Pembelajaran dalam Proses Belajar Mengajar. Journalon on Education, Volume 5, No.02, 3928-3936.

Downloads

Published

2026-01-26

How to Cite

Natafali, S. Z. ., Timansah, A. ., & Udhiyanasari, K. Y. . (2026). Pengaruh Media Maze Angka Terhadap Kemampuan Mengenal Angka Pada Siswa Disabilitas Intelektual Sedang Kelas 4 di SD Negeri Baratan 1 Jember. SPEED Journal : Journal of Special Education, 9(2), 103–112. https://doi.org/10.31537/speed.v9i2.2906