Peningkatan Kemampuan Motorik Kasar Anak Usia Dini melalui Permainan Lompat Tali
DOI:
https://doi.org/10.31537/jecie.v6i1.3196Keywords:
anak usia dini, motorik kasar, perkembangan fisik, permainan lompat tali, Penelitian Tindakan KelasAbstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan motorik kasar anak usia dini yang terlihat dari kurangnya keseimbangan, koordinasi, dan kelincahan dalam melakukan aktivitas fisik. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik kasar anak usia dini melalui permainan lompat tali. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus yang masing-masing terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah anak usia 5–6 tahun di TK PGRI 02 Wonosari Puger Kabupaten Jember. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan motorik kasar anak pada setiap siklus. Pada kondisi awal, kemampuan anak masih rendah, kemudian mengalami peningkatan pada siklus I dan mencapai kategori berkembang sangat baik pada siklus II. Dengan demikian, permainan lompat tali efektif dalam meningkatkan kemampuan motorik kasar anak usia dini.
References
Fadlillah, M. (2017). Bermain & permainan anak usia dini. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Fitriani, D., & Akbar, M. (2022). Pengaruh permainan tradisional terhadap kemampuan motorik kasar anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(4), 3124–3133. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i4.2253
Hasanah, U. (2019). Pengembangan kemampuan fisik motorik melalui permainan tradisional bagi anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak, 5(1), 717–733. https://doi.org/10.21831/jpa.v5i1.12324
Haywood, K. M., & Getchell, N. (2019). Life span motor development (7th ed.). Champaign, IL: Human Kinetics.
Mulyani, N. (2018). Perkembangan dasar anak usia dini. Yogyakarta: Gava Media.
Mulyasa, E. (2017). Strategi pembelajaran PAUD. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Payne, V. G., & Isaacs, L. D. (2017). Human motor development: A lifespan approach (9th ed.). New York: Routledge.
Putri, M. F. (2019). Perkembangan fisik motorik anak usia dini. Jurnal Golden Age, 3(1), 25–34. https://doi.org/10.29408/goldenage.v3i01.1324
Romlah. (2017). Pengaruh motorik halus dan motorik kasar terhadap perkembangan kreativitas anak usia dini. Tadris: Jurnal Keguruan dan Ilmu Tarbiyah, 2(2), 131–137. https://doi.org/10.24042/tadris.v2i2.2264
Sari, N. F., & Setyowati, R. (2021). Peningkatan kemampuan motorik kasar melalui permainan lompat tali pada anak kelompok B. Jurnal PAUD Agapedia, 5(1), 33–45. https://doi.org/10.17509/jpa.v5i1.34225
Sujiono, Y. N. (2019). Konsep dasar pendidikan anak usia dini. Jakarta: PT Indeks.
Susanto, A. (2017). Perkembangan anak usia dini: Pengantar dalam berbagai aspeknya. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Suyadi, & Ulfah, M. (2018). Konsep dasar PAUD. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Wulandari, H., & Purwanta, E. (2021). Pencapaian perkembangan anak usia dini di taman kanak-kanak selama pembelajaran daring di masa pandemi covid-19. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1), 452–462. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i1.626
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 JECIE (Journal of Early Childhood and Inclusive Education)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

