Studi KomparasiPembelajaran Daring VS LuringTerhadap Kemampuan Mengenal Angka MenggunakanMedia KartuPada Anak Usia 4-5 Tahun
DOI:
https://doi.org/10.31537/jecie.v6i1.3195Keywords:
Anak usia dini, Kemampuan mengenal angka, Media kartu angka, Pembelajaran daring, Pembelajaran luringAbstract
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan pembelajaran luring dengan pembelajaran daring terhadap kemampuan mengenal angka melalui media kartu angka pada anak usia 4-5 tahun di RA Al Barokah Sruni Krajan Kecamatan Jenggawah tahun pelajaran 2020/2021. Penelitian menggunakan desain eksperimen semu dengan pendekatan posttest only control group design. Sampel terdiri dari dua kelompok, masing-masing 10 anak. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, wawancara, dan tes. Analisis data menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk, uji homogenitas Levene, dan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan nilai thitung (-2,242) > ttabel (2,100) sehingga H0 ditolak. Nilai rata-rata pembelajaran luring (7,600) lebih tinggi dari pembelajaran daring (5,800). Disimpulkan bahwa pembelajaran luring lebih efektif dibandingkan pembelajaran daring terhadap kemampuan mengenal angka melalui media kartu angka pada anak usia 4-5 tahun.
References
Ambarita, J., Jarwati, & Restanti, D. K. (2020). Pembelajaran luring. ADAB Adanu Abimata.
Creswell, J. W. (2017). Research design: Pendekatan kualitatif, kuantitatif, dan mixed (A. Fawaid & R. K. Pancasari, Penerjemah.; Edisi ke-4). Pustaka Pelajar.
Fadlillah, M. (2017). Bermain dan permainan anak usia dini. Prenada Media Group.
Hasanah, D. R., Afandi, A., & Gita, R. S. D. (2021). Perbandingan hasil belajar mengenal angka melalui pembelajaran luring dan daring pada anak usia 4–5 tahun. JECIE (Journal of Early Childhood and Inclusive Education), 5(2), 15–24.
Hasibuan, M. S., Simarmata, J., & Sudirman, A. (2019). E-learning: Implementasi, strategi dan inovasinya. Yayasan Kita Menulis.
Kemendikbud. (2020). Surat edaran nomor 4 tahun 2020 tentang pelaksanaan kebijakan pendidikan dalam masa darurat penyebaran coronavirus disease (Covid-19). Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Mulyasa, E. (2017). Manajemen PAUD. PT Remaja Rosdakarya.
Musfiroh, T. (2017). Bermain sambil belajar dan mengasah kecerdasan. Depdiknas.
Novita, L., & Ratnasari, D. (2020). Pengaruh penggunaan media kartu angka terhadap kemampuan mengenal lambang bilangan anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(2), 536–544. https://doi.org/10.31004/obsesi.v4i2.412
Sadikin, A., & Hamidah, A. (2020). Pembelajaran daring di tengah wabah Covid-19. Biodik: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi, 6(2), 214–224. https://doi.org/10.22437/bio.v6i2.9759
Srihartini, Y., & Lestari, M. P. (2021). Pembelajaran pendidikan anak usia dini online di era pandemi Covid-19. Jurnal Tarbiatuna, 1(1), 136–147.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Susanto, A. (2017). Perkembangan anak usia dini: Pengantar dalam berbagai aspeknya. Kencana Prenada Media Group.
Suyanto, S. (2018). Dasar-dasar pendidikan anak usia dini. Hikayat Publishing.
Veryawan, V., & Hasibuan, R. (2020). Peningkatan kemampuan mengenal angka melalui media kartu angka bergambar pada anak usia dini. Jurnal Usia Dini, 6(1), 35–43. https://doi.org/10.24114/jud.v6i1.18131
Wahyudin, U., & Agustin, M. (2017). Penilaian perkembangan anak usia dini. Refika Aditama.
Yuliana. (2020). Pembelajaran berbasis masalah pada anak usia dini di masa pandemi Covid-19. Jurnal Pendidikan, 1(1), 1–6.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 JECIE (Journal of Early Childhood and Inclusive Education)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

