Peran Guru dalam Menerapkan Deep Learning di Sekolah Dasar
Isi Artikel Utama
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mendeskripsikan pemahaman guru SD mengenai konsep Deep Learning, mengingat pemahaman konseptual ini merupakan fondasi utama bagi praktik pedagogi yang transformatif; (2) Mendeskripsikan bentuk-bentuk peran yang secara nyata ditampilkan oleh guru dalam proses pembelajaran untuk mendorong terjadinya Deep Learning, yang di dalamnya mencakup prinsip berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan; serta (3) Mendeskripsikan faktor pendukung dan penghambat yang dihadapi guru dalam menerapkan peran tersebut, yang meliputi aspek internal (kapasitas individu) dan aspek eksternal (dukungan kebijakan sekolah dan ketersediaan sumber daya). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi partisipan, wawancara mendalam terhadap tiga guru kelas (II, IV, VI), tiga siswa perwakilan, dan kepala sekolah, serta studi dokumen. Teknik analisis data mengikuti model interaktif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian mengungkapkan bahwa: (1) Pemahaman guru terhadap deep learning berkembang progresif sesuai jenjang kelas, dari pemaknaan sebagai pengetahuan aplikatif menuju pembentukan mindset; (2) Peran guru ditampilkan melalui variasi strategi—prinsip berkesadaran (teknik bertanya balik, jurnal refleksi), bermakna (simulasi, proyek kolaboratif), dan menggembirakan (play-based learning, tantangan intelektual); (3) Faktor pendukung utama meliputi komitmen guru dan kepemimpinan instruksional, sedangkan hambatan utamanya adalah beban administratif dan tekanan kurikulum. Guru telah menunjukkan pemahaman yang komprehensif tentang deep learning dan mampu menerapkan peran sebagai fasilitator melalui strategi yang diferensiasi sesuai jenjang kelas. Keberhasilan penerapan deep learning sangat bergantung pada dukungan sistemik dalam mengurangi hambatan administratif dan penguatan kapasitas guru melalui program pengembangan yang berkelanjutan.
Unduhan
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Referensi
Anggito, A., & Setiawan, J. (2018). Metodologi penelitian kualitatif. CV Jejak (Jejak Publisher).
Antinluoma, M., Lahti-Nuuttila, P., & Toom, A. (2018). Schools as professional learning communities. Journal of education and learning, 7(5), 76-91.
Biggs, J., Tang, C., & Kennedy, G. (2022). Teaching for quality learning at university 5e. McGraw-hill education (UK).
Brinkmann, S., & Kvale, S. (2018). Doing interviews.
Brown, S. (2018). Best practices in 21st century learning environments: A study of two P21 exemplar schools (Doctoral dissertation, Brandman University).
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2016). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches. Sage publications.
Darling-Hammond, L., Hyler, M. E., & Gardner, M. (2017). Effective teacher professional development. Learning policy institute.
Effoduh, J. O. (2023). The fourth industrial revolution by Klaus Schwab. The Transnational Human Rights Review, 3(1).
Faradita, M. N., & Afiani, K. D. A. (2024). Pengembangan Modul Ajar IPAS Kelas IV SD dalam Kurikulum Merdeka. Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar (JP2SD), 12(2), 259-271.
Fullan, M., & Langworthy, M. (2014). A rich seam: How new pedagogies find deep learning.
Langer, E. J. (2016). The power of mindful learning. Hachette UK.
Hattie, J., & Zierer, K. (2024). 10 mindframes for visible learning: Teaching for success. Routledge.
Mahmudi, A., Mirnawati, L. B., & Setiawan, F. (2023). Project and Literacy Week Sebagai Asesmen Sumatif Dalam Pelaksanaan Kurikulum Merdeka Di Sekolah Kreatif Sd Muhammadiyah 16 Surabaya. JURNAL PENDIDIKAN DASAR PERKHASA: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar, 9(2), 279-300.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook. 3rd.
Mitrevski, B. (2019, February). Teaching critical thinking and problem solving in physics. In AIP Conference Proceedings (Vol. 2075, No. 1, p. 180001). AIP Publishing LLC.
Mustaqimah, N., Wijaya, A., Latjompoh, M., Ibrahim, Y. A., Rahmawati, E., Djerubu, D., ... & Hidayah, N. (2024). Psikologi Pendidikan dalam Belajar dan Pembelajaran. Penerbit Mifandi Mandiri Digital, 1(01).
Nabila, S. M., Septiani, M., Fitriani, F., & Asrin, A. (2025). Pendekatan Deep Learning untuk Pembelajaran IPA yang Bermakna di Sekolah Dasar. Primera Educatia Mandalika: Elementary Education Journal, 2(1), 9-20.
Novak, J. D. (2010). Learning, creating, and using knowledge: Concept maps as facilitative tools in schools and corporations. Routledge.
Putri, F. (2024). Implementasi Kurikulum Merdeka dalam Membentuk Profil Pelajar Pancasila Peserta Didik Kelas IV di SDN 78 Kota Bengkulu (Doctoral dissertation, UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu).
Salmona, M., & Kaczynski, D. (2024). Qualitative data analysis strategies. In How to conduct qualitative research in finance (pp. 80-96). Edward Elgar Publishing.
Schleicher, A. (2018). World class. OECD Publishing, Paris.
Shernoff, D. J. (2013). Optimal learning environments to promote student engagement.
Shkerina, T. A., Savolainen, G. S., & Zakhartsova, G. V. (2020). Teacher's professional competence: New challenges, realities and prospects. European Proceedings of Social And Behavioural Sciences.
Sugiono. (2016). Metode penelitian kunatitatif kualitatif dan R&D. Alfabeta, Bandung.
Viczko, M. (2016). A Rich Seam: How New Pedagogies Find Deep Learning, by Michael Fullan and Maria Langworthy: (2014). London: Pearson.
Vygotsky, L. S., & Cole, M. (1978). Mind in society: Development of higher psychological processes. Harvard university press.
Williamson, K., Given, L. M., & Scifleet, P. (2018). Qualitative data analysis. Research Methods: Information, Systems, and Contexts:, 2(2), 453-476.
Yurtseven, N., & Altun, S. (2017). Understanding by Design (UbD) in EFL Teaching: Teachers' Professional Development and Students' Achievement. Educational Sciences: Theory and Practice, 17(2), 437-461.