Persepsi Orang Tua Terhadap Dampak Negatif Permainan Online Roblox pada Siswa Sekolah Dasar
Isi Artikel Utama
Abstrak
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan persepsi orang tua terhadap pengaruh buruk permainan online Roblox pada siswa Sekolah Dasar, dengan fokus pada empat dimensi: sosial, akademik, finansial, dan psikologis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi fenomenologi. Sumber data terdiri dari data primer, yaitu orang tua dari tiga siswa SD aktif pengguna Roblox, dan data sekunder berupa dokumen pendukung. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara mendalam semiterstruktur, observasi, dan dokumentasi. Adapun instrumennya berupa panduan wawancara dan lembar observasi. Analisis data dilakukan meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua mempersepsikan pengaruh buruk Roblox sebagai sebuah sindrom yang saling berkait. Pada aspek sosial, Roblox dipersepsikan menggeser interaksi anak ke dunia virtual dan mengganggu komunikasi keluarga. Pada aspek akademik, platform ini dianggap sebagai pengganggu utama konsentrasi dan pemicu kebiasaan menunda-nunda (procrastination). Pada aspek finansial, kekhawatiran meliputi transaksi tak terkontrol dan internalisasi nilai konsumtif berbasis status sosial virtual. Pada aspek psikologis, orang tua mengamati labilitas emosional dan gejala awal ketergantungan, di mana kesejahteraan emosional anak menjadi sangat terikat dengan pengalaman dalam game. Disimpulkan bahwa orang tua mempersepsikan Roblox bukan sekadar hiburan, melainkan sebuah ekosistem digital kompleks yang secara simultan berpotensi mengisolasi anak secara sosial, mengganggu prestasi akademik, mendistorsi pemahaman finansial, dan mengancam stabilitas psikologisnya.
Unduhan
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.