Pemilihan dan Pengembangan Instrumen Asesmen Diagnostik dan Formatif bagi Siswa Hambatan Intelektual dalam Matematika
DOI:
https://doi.org/10.31537/eduvance.v1i1.3040Keywords:
Asesmen, Diagnostik, Formatif, Hambatan, Instrumen, Intelektual, MatematikaAbstract
Peserta didik dengan Hambatan Intelektual Ringan (HIR) pada jenjang Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB) mengalami keterbatasan dalam kemampuan kognitif, khususnya dalam memahami konsep matematika yang bersifat abstrak. Kondisi tersebut menuntut penerapan asesmen yang tepat guna mendukung perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemilihan dan pengembangan instrumen asesmen diagnostik dan formatif bagi siswa Hambatan Intelektual Ringan kelas VI SDLB pada mata pelajaran matematika. Metode yang digunakan meliputi kajian teori, observasi terhadap peserta didik, serta penyusunan instrumen asesmen yang disesuaikan dengan karakteristik siswa. Hasil kajian menunjukkan bahwa asesmen diagnostik efektif dalam mengidentifikasi kemampuan awal, kekuatan, dan hambatan belajar siswa, sedangkan asesmen formatif berperan dalam memantau perkembangan belajar dan memberikan umpan balik berkelanjutan bagi guru. Instrumen asesmen yang dikembangkan menekankan penggunaan media konkret, bahasa sederhana, serta prinsip individualisasi dan diferensiasi. Penerapan asesmen diagnostik dan formatif yang tepat terbukti mendukung pembelajaran matematika yang lebih efektif, adaptif, dan bermakna bagi siswa Hambatan Intelektual Ringan.

