Buku Cerita Konvensional VS Flipbook Digital: Studi Komparatif dalam Menumbuhkan Minat Baca Anak Usia 5-6 Tahun
DOI:
https://doi.org/10.31537/eduvance.v1i1.2882Keywords:
Anak usia dini, literasi digital, minat bacaAbstract
Minat baca yang rendah pada anak usia dini menjadi perhatian utama dalam pendidikan literasi awal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perbandingan efektivitas antara penggunaan buku cerita konvensional dan flipbook digital dalam menumbuhkan minat baca dan merespons anak usia 5-6 tahun. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif quasi-eksperimen dengan desain posttest-only control group design. Sampel penelitian terdiri dari 30 anak dari TK Lab School IKIP PGRI Jember yang dibagi menjadi dua kelompok: kelompok eksperimen menggunakan flipbook digital dan kelompok kontrol menggunakan buku cerita konvensional. Instrumen penelitian terdiri dari lembar observasi minat baca dan angket respon guru yang telah divalidasi. Hasil analisis data menggunakan uji-t independen menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan (p < 0.05) antara kedua kelompok, di mana kelompok flipbook digital memiliki skor minat baca dan respon yang lebih tinggi secara statistik. Pembahasan mengaitkan temuan ini dengan teori kognitif multimedia dan karakteristik generasi alpha yang lebih terbiasa dengan stimulasi digital. Disimpulkan bahwa flipbook digital menawarkan pendekatan yang lebih efektif dalam konteks kontemporer untuk menumbuhkan minat baca awal, meskipun buku konvensional tetap memegang nilai dalam interaksi sensorik langsung. Saran penelitian lebih lanjut adalah mengembangkan flipbook dengan konten yang lebih interaktif dan meneliti dampak jangka panjangnya.

