Strategi Home Industry dalam Meningkatkan Eksistensi dan Perannya Terhadap Ekonomi Keluarga (Home Industri Bumbu Barokah Jember)

Authors

  • Sri Wulandari Universitas PGRI Argopuro Jember
  • Jhoni Susanto Universitas PGRI Argopuro Jember

DOI:

https://doi.org/10.31537/jpeka.v4i1.3013

Keywords:

strategi home industry; eksistensi; peran

Abstract

Strategi home industry bumbu barokah jember dalam meningkatkan eksistensinya meliputi beberapa aspek yaitu aspek permodalan, keberlansungan sumber daya manusia dan keberlansungan pemasaran. Pada aspek permodalan pemilik home industry menggunakan modal sendiri, oleh sebab itu pengaturan uang sangat ketat dan teliti guna mengantisipasi kerugian dan modal macet. aspek keberlansungan sumber daya manusia yang berhubungan dengan tenaga kerja, pemilik home industry merekrut saudara dan ibu-ibu rumah tangga yang membutuhkan penghasilan sehingga menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat. Pada aspek pemasaran, home industry bumbu barokah menjual secara lansung di pasar. Untuk pengembangan pemasaran diharapkan home industry memperluas pangsa pasarnya. Peran home industry terhadap ekonomi keluarga meningkatkan pendapatan, mengurangi pengangguran dan meningkatkan kesejahteran keluarga.metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif.

References

Afrizal, 2015, Metode Penelitian Kualitatif: sebuah upaya mendukung penelitian kualitatif dalam disiplin ilmu.Ed. 1-Cet 2, Jakarta, Rajawali, Press.

Ahmad Faiz, “pengaruh tingkat keagamaan terhadap perilaku pedagang”, Jurnal ilmu ekonomi .vol.11, No.1, Januari 2010.

Ananda, R., & Jallil, A (2016). Peran Home Industri dalam Meningkatkan Ekonomi Keluarga (Studi kasus Home Industry Keripik)

Food and Agriculture Organization. (2018). Small-scale food processing and value addition for sustainable development. FAO.

Hermawan Kertajaya, Muhammad Syakir Sula, Syariah Marketing, (Bandung: Mizan, 2010).

Hisrich, R. D., Peters, M. P., & Shepherd, D. A. (2017). Entrepreneurship (10th ed.). McGraw-Hill Education.

International Labour Organization. (2019). Small matters: Global evidence on the contribution to employment by the self-employed, micro-enterprises and SMEs. ILO.

International Labour Organization. (2019). Small matters: Global evidence on the contribution to employment by the self-employed, micro-enterprises and SMEs. ILO.

Kementerian Koperasi dan UKM. (2022). Perkembangan data usaha mikro, kecil, menengah (UMKM) dan usaha besar di Indonesia. Kemenkop UKM.

Kementerian Koperasi dan UKM. (2022). Perkembangan data usaha mikro, kecil, menengah (UMKM) dan usaha besar di Indonesia. Kemenkop UKM.

Lexy J. Moleong, 2002, Metodologi Penelitian Kualitatif, PT Remaja, Rosdakarya, Bandung.

Organisation for Economic Co-operation and Development. (2017). Enhancing the contributions of SMEs in a global and digitalised economy. OECD Publishing.

Organisation for Economic Co-operation and Development. (2017). Enhancing the contributions of SMEs in a global and digitalised economy. OECD Publishing.

Sadono Sukirno, 2002, Teori Mikro Ekonomi. Cetakan ke empat belas, Rajawali Press Jakarta.

Skripsi Niken Hanadayani, modal sosial dan keberlansungan usaha, tahun 2007

World Bank. (2020). Small and medium enterprises (SMEs) finance: Improving SMEs’ access to finance and finding innovative solutions. World Bank.

Downloads

Published

2025-01-30

Issue

Section

Articles