Penguatan Literasi Digital melalui Coding Games pada Pendidikan Nonformal Anak Pekerja Migran Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.31537/dedication.v10i1.3064Keywords:
coding learning, game-based coding, digital literacy, children of migrant workersAbstract
The rapid development of digital technology demands the strengthening of 21st-century skills, particularly computational thinking, including in non-formal education. This article describes the implementation and outcomes of a community service program involving game-based coding learning to enhance digital literacy and computational thinking skills among children of Indonesian migrant workers at Sanggar Belajar Kampung Baru, Kuala Lumpur. The program was conducted through planning, implementation, and evaluation stages using an interactive, gradual, and collaborative visual learning approach. Evaluation was carried out qualitatively through observation, interviews, and discussions. The results indicate increased learning motivation, active participation, and initial understanding of programming logic. The game-based approach helped reduce the perception that coding is difficult and abstract, while encouraging exploration and collaboration. Furthermore, the program positively contributed to psychosocial aspects, such as self-confidence and social interaction, indicating its potential for long-term benefits for the learners.
References
Ahmad, N, RA Laela, ZR Ridlo, JDR Amrullah, & PDA Putra. 2025. Influence of Challenge-Based Learning (CBL) Incorporating Pulo Gold-craft Ethnoscience to Improve Science Students' Creative Thinking Skills. Jurnal Pendidikan MIPA, 26 (2), 823-832.
Allerton, C. 2021. Children of the margins: Education and belonging among migrant communities in Malaysia. Asian Journal of Social Science, 49(3–4), 203–221.
Amrullah, JDR., Yusmar, F., Astuti, SRD., Ahmad, N. & Putra, PDA. 2025. Pelatihan PBL ( Project Based Learning ) Berbantuan VR ( Virtual Reality ) Berbasis AI untuk Guru IPA di Kabupaten Jember. Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat (5) 564–572. https://doi.org/10.53299/bajpm.v5i3.2333
Annisa, A., S. Wahyuni., & N. Ahmad. 2023. Pengembangan Instrumen Penilaian Berbantuan Quizwhizzer Untuk Mengukur Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa SMP Pada Materi Gerak dan Gaya. Jurnal Kajian, Penelitian Dan Pengembangan Kependidikan, 14(3), 213–225. https://journal.ummat.ac.id/index.php/paedagoria/article/view/14626
Aprilia Maziyah, F., & Wakhyudin, H. 2025. Pelaksanaan pembelajaran coding pada sekolah dasar. Journal of Multidisciplinary Inquiry in Science, Technology and Educational Research, 2(1b), 2571–2575.
Awaluddin, A., & Hadi, M. S. 2025. Integrasi Pembelajaran Coding Dan Kecerdasan Buatan Di Sekolah Dasar: Tantangan Dan Peluang. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(01), 1081-1086.
Dorjpalam, T., Otgonbaatar, K., & Bataa, M. 2025. Coding skills matter in young learners’ creativity and interest in programming. https://doi.org/10.21203/rs.3.rs-7238827/v1.
Graham, E., & Jordan, L. P. 2020. Migrant parents and the psychological well-being of left-behind children in Southeast Asia. Journal of Ethnic and Migration Studies, 46(3), 538–555.
Hafiatna, B. G. M., Sa’diyah, L., Apriliani, D., Putra, S. M., & Azizah, S. N. 2024. Pendidikan Inklusif Melalui Peningkatan Nilai Nasionalisme Pada Anak Pekerja Migram Indonesia (PMI) di Malaysia. Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS, 2(6), 1650-1657.
Hasjiandito, A., Waluyo, E., Wantoro, W., Sulistio, B., & Purwanti, A. 2024. Pelatihan Pengembangan Aplikasi Game Tematik Berbasis Visual Coding untuk Guru TK di Provinsi Jawa Tengah: Thematic Game Application Development Training Based on Visual Coding for Kindergarten Teachers in Central Java Province. J-Dinamika: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 9(2), 304-311.
Hidayat, T., Asmaroini, A. P., Sunarto, S., Sulton, S., & Chaniago, Z. 2023. Rights of Indonesian Migrant Workers' Children to Access Education at Sanggar BelajarHulu Langat Malaysia. QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama, 15(2), 935-944.
Hidayat, O. T., Sumardjoko, B., Athiyyah, Z. W., & Ilma, A. 2025. Penguatan Pendidikan Karakter pada Anak-Anak Pekerja Migran Indonesia di Sanggar Belajar Malaysia. Jurnal Socius: Journal of Sociology Research and Education, 12(1), 41-51.
Juldial, T. U. H., & Haryadi, R. 2024. Analisis Keterampilan Berpikir Komputasional dalam Proses Pembelajaran. Jurnal Basicedu. https://doi.org/10.31004/basicedu.v8i1.6992.
Permana, F. C., Sari, M. P., Sylviani, S., Sari, I. P., Firmansyah, F., & Rinjani, D. 2023. Pengenalan konsep computational thinking bagi guru dalam menghadapi kurikulum dengan pembelajaran abad xxi di sekolah dasar. Dharmakarya: Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat. https://doi.org/10.24198/dharmakarya.v12i2.36603
Rochana, T., & Suyanto, B. 2023. Kekerasan dalam pengasuhan bagi anak pekerja migran. Jurnal Sosiologi dan Sosial Ekonomi, 12(2), 145–158.
Sholeh, M., Pradnyana, I. W. J., & Ridhoni, I. W. 2022. Menumbuhkan minat anak-anak dalam belajar logika program komputer menggunakan Scratch. Abdiformatika, 2(2), 72–79.
Sukamdi, & Mujahid, G. 2022. The difficulty of education for the children of Indonesian migrant workers in Sabah, Malaysia. Migration Letters, 19(3), 391–403.
Trisofirin, M., Mahardani, A. J., Cahyono, H., & Wiratmoko, B. R. 2023. Pandangan Nasionalisme dari Anak Pekerja Migran Indonesia Non Dokumen di Sanggar BelajarSentul Malaysia. Mimbar PGSD Undiksha, 11(1), 64-70.
Triswanisa, R.A., Supeno & Yusmar, F. 2025. Bahan Ajar Modul Berbasis Etnosains untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Komputasi Siswa; Tinjauan Validitas dan Kepraktisan. Jurnal Pendidikan: Riset dan Konseptual, 9(3), 671-678